Rabu, 14 September 2016

Laporan Masa Orientasi Pengabdian Kerja (MOPK) di puskesmas

LAPORAN  MASA ORIENTASI PENGABDIAN KERJA (MOPK)
DI PUSKESMAS CEMPAKA OKU TIMUR SUMATERA SELATAN
TANGGAL 18 JULI 2016

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUJEGBt0k-6aR-HvzjFJvKWld0MBzZ6rxPQ5FQe7fXY8T0HvL3yHCUe3KZNdtYoQtdtrwMrM-5MFk09P9hZFosJ34voTBLJwj94mO0rFlKJ5u9MuPru7TXhEk0W_wze8KT3P0fkhK4Tn8/s1600/stikes+1+vektor.png
 














DISUSUN OLEH :
Nama            : Nanda Novitasari
NIM              : 14.15.3823
Kelas                         : A/KM
Semester       : III


KONSENTRASI KESEHATAN REPRODUKSI
PRODI KESEHATAN MASYARAKAT
STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA
2016


KATA PENGANTAR

            Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan MOPK ini tepat pada waktunya. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas akhir semester II dalam membahas Masa Orientasi Pengabdian Kerja(MOPK). Adapun tempat pelaksanaannya adalah PUSKESMAS CEMPAKA OKU TIMUR.
            Kegiatan MOPK ini dilaksanakan mulai tanggal 18 Juli 2016-18 Agustus 2016 .Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam kegiatan MOPK serta dalam penyusunan laporan ini kepada :
1.                  Kepala Puskesmas Cempaka dr. Enda Rukmana M.Kes yang telah mengizinkan saya untuk melakukan kegiatan masa orientasi pengabdian kerja guna menyelesaikan tugas akhir semester II
2.                  Ibu Misribut Ariani Am.Keb selaku instruktur pembimbing lapangan yang senantiasa mengarahkan saya saat melakukan masa orientasi pengabdian kerja.
3.                  K.A.Unit Tata Usaha serta Jajarannya yang telah membantu saya untuk menyelesaikan laporan.
4.                  Ibu Titi Mariati S.KM selaku Dosen Pembimbing di kampus Stikes Surya Global Yogyakarta.
            Penulis mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan pengarahannya sehingga laporan ini dapat selesai tepat pada waktunya. Dan semua rekan-rekan, pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu dalam kegiatan MOPK ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna untuk itu kritik, saran dan usulan membangun sangat diharapkan.Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan khususnya bagi penulis.

                                                                                                         Cempaka,15 Agustus 2016
                                                                                                               Penulis


DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.       Gambaran Umum Lokasi
a.         Deskripsi Wilayah Kerja
b.        Sumber Daya Manusia (SDM)
c.         Data Kunjungan Dan Data Penyakit
B.        Landasan Teori
a.         Teori Pelayanan
b.        Customer Service
BAB II  HASIL KEGIATAN
A.            Puskesmas (pengertian,fungsi,kegiatan pokok,kedudukan,struktur organisasi,tata kerja dan system rujukan)
B.            Deskripsikan Kegiatan Selama Mopk
C.            Rekapitulasi 10 Besar Penyakit Pada Tahun Terakhir
BAB III   EVALUASI KEGIATAN MOPK
A.       Faktor Pendukung Selama Kegiatan
B.        Kendala Dan Hambatan Selama Kegiatan Mopk
BAB IV   PENUTUP
A.       Kesimpulan
B.        Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Gambaran Umum Lokasi
a.    Deskripsi Wilayah Kerja
                                                           
                                                            Profil Puskesmas Cempaka

Letak Geografis dan Luas Wilayah
            UPTD Puskesmas Cempaka berdiri diatas tanah 5100 m2, luas bangunan panjang 75 meter dan lebar 68 meter, satu unit rumah dokter dan satu unit rumah paramedic,UPTD Puskesmas Cempaka merupakan unsure penunjang pemerintah daerah dibidang kesehatan yang terletak di Desa Cempaka Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan mempunyai beberapa puskesmas pembantu diantaranya : PUSTU Ulak Baru,PUSTU Campang Tiga Ulu, PUSTU Gunung Batu.
Wilayah kerja Puskesmas Cempaka meliputi 13 desa dengan luas wilayah 336 km2 dimana batasannya sebagai berikut :
·           Sebelah utara berbatasan dengan desa Ulak Kapal Ogan Komering Ilir
·           Sebelah selatan berbatasan dengan desa Suka Negeri Kecamatan Semendawai Barat.
·           Sebalah barat berbatasan dengan desa Tanah Abang Kabupaten Ogan Ilir
·           Sebelah timur berbatasan dengan desa Brunai kecamatan Semendawai Timur.

Keadaan Pemerintah
            Kecamatan Cempaka di kepalai oleh seorang Camat yang membawahi 13 desa, dimana setiap desa dikepalai oleh seorang Kepala Desa.

Visi dan Misi
1.    Visi
            Mewujudkan Masyarakat Kecamatan Cempaka Sehat
2.    Misi
·      Meningkatkan pelayanan kesehatan secara prima
·      Meningkatkan disiplin dan profesionalisme seluruh staf
·      Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan prilaku hidup bersih sehat.
·      Meningkatkan kerjasama lintas sektoral diwilayah kecamatan cempaka
·      Menggerakkan pembangunan kecamatan yang berwawasan kesehatan

b.   Sumber Daya Manusia (SDM)
            UPTD Puskesmas Cempaka mempunyai 51 Pegawai diantaranya :
1.              Dokter Umum                         : 1 orang
2.              S.Kep                                      : 1 orang
3.              Kesehatan Masyarakat            : 2 orang
4.              DIII Keperawatan                  : 10 orang
5.              DIII Kebidanan                      : 23 orang
6.              SPK                                         : 4 orang
7.              DIII AKL                               : 1 orang
8.              DIII Farmasi                           : 1 orang
9.              DI Gizi                                    : 1 orang
10.          Perawatan Gigi                       : 1 orang
11.          SMA                                       : 4 orang
12.          SMP                                        : 1 orang
13.          SPPH                                      : 1 orang

            Rencana usulan kebutuhan operasional rutin uptd puskesmas cempaka tahun 2015 dengan usulan tenaga pada bagian
1.              Dokter Gigi                             : 1
2.              Akademi Analis Kesehatan    : 1
3.              Keamanan                               : 1

Fasilitas dan Pelayanan
Fasilitas
1.         Instalasi Gawat Darurat 24 jam
2.         Apotek 24 jam
3.         Rawat Jalan Poli BP
4.         Poli KIA/KB
5.         Poli TB
6.         Poli Gigi
7.         Rawat Inap
8.         Laboratorium
9.         Mobil Ambulance

Pelayanan
1.    Perawatan Kebidanan
2.    Perawatan Pasien Rawat Inap
3.    Perawatan Gigi

c.         Data kunjungan dan data penyakit
Berdasarkan jumlah kunjungan pasien baik rawat jalan maupun rawat inap uptd puskesmas cempaka oku timur pada tahun 2015
No
Penyakit
Jumlah Kasus
1.
Febris
379
2.
ISPA
600
3.
CC
725
4.
Diare
267
5.
Hipertensi
280
6.
Gastristis
624
7.
Reumatik Artritis
470
8.
Penyakit Kulit
446
9.
Gigi dan Mulut
240
10.
OMA
116




B.       Landasan Teori
a.    Teori Pelayanan
            Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Keberhasilan system pelayanan kesehatan tergantung dari berbagai komponen  yang masuk dalam pelayanan kesehatan diantara perawat, dokter, atau tim kesehatan lain yang satu dengan yang lain saling menunjang. Sistem ini akan memberikan kualitas pelayanan kesehatan yang efektif dengan melihat nilai-nilai yang ada dimasyarakat. Dalam pelayanan keperawatan yang merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan, para perawat diharapkan juga dapat mamberikan pelayanan secara berkualitas.
            Menurut Parasuraman (dalam Tjiptono, 1997) aspek-aspek mutu atau kualitas jasa pelayanan adalah :

1.      Reliability ( Keandalan )
            Yaitu kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan, jujur, aman, tepat waktu, ketersediaan.Keseluruhan ini berhubungan dengan kepercayaan terhadap pelayanan dalam kaitannya dengan waktu.

2.      Responsiveness ( Ketanggapan )
            Yaitu keinginan para pegawai atau karyawan membantu konsumen dan memberikan pelayanan itu dengan tanggap terhadap kebutuhan konsumen, cepat memperhatikan dan mengatasi kebutuhan-kebutuhan.

3.      Assurance ( Jaminan )
            Mencangkup kemampuan, pengetahuan, kesopanan dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki pada karyawan, bebas dari bahaya, resiko, keragu-raguan, memiliki kompetensi, percaya diri dan menimbulkan keyakinan kebenaran (obyektif).

4.      Empathy ( Kepedulian )
            Meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan komunikasi yang baik dan memahami kebutuhan konsumen yang terwujud dalam penuh perhatian terhadap setiap konsumen, melayani konsumen dengan ramah dan menarik, memahami aspirasi konsumen, berkomunikasi yang baik dan benar serta bersikap dengan penuh simpati.

5.      Tangibles ( Bukti langsung atau berwujud )
            Meliputi fasilitas fisik, peralatan pegawai, kebersihan (kesehatan), ruangan baik teratur rapi, berpakaian rapi dan harmonis, penampilan karyawan atau peralatannya dan alat komunikasi.

            Tingkat pelayanan kesehatan merupakan bagian dari system pelatanan kesehatan yang diberikan pada masyarakat. Melalui tingkat pelayanan kesehatan akan dapat diketahui kebutuhan dasar manusia tentang kesehatan. Diantara pelayanan kesehatan dalam system pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut:

Health  promotion
            Tingkat pelayanan kesehatan ini merupakan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan melalui peningkatan kesehatan. Pelaksanaan ini bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan agar masyarakat atau sasarannya tidak terjadi gangguan kesehatan.

Specific protection (Perlindungan khusus)
            Perlindungan khusus ini dilakukan dalam melindungi masyarakat dari bahaya yang akan menyebabkan penurunan sttus kesehatan, atau bentuk perlindungan terhadap penyakit-penyakit tertentu, ancaman kesehatan, yang termasuk dalam tingkat pelayanan kesehatan ini adalah pemberian imunisasi yang digunakan untuk perlindungan pada penyakit tertentu seperti imunisasi BCG, DPT, Hepatirtis, campak, dan lain-lain.
·        
Early diagnosis and promt treatment (diagnosis dini dan pengobatan segera)
            Tingkat pelayanan kesehatan ini sudah masuk kedalam tingkat dimulainya atau ditimbulnya gejala dari suatu penyakit. Tingkat pelayanan ini dilaksanakan dalam mencegah meluasnya penyakit yang lebih lanjut serta dampak dari timbulnya penyakit shingga tidak terjadi penyebaran. Bentuk tingkat pelayanan kesehatan ini dapat berupa kegiatan dalam rangka survey pencarian kasus baik secara individu maupun masyarakat, survey penyaringan kasus serta pencegahan terhadap meluasnya kasus.
·        
Disability limitation (pembatasan cacat)
            Pembatasan kecacatan ini dilakukan untuk mencegah agar pasien atau masyarakat tidak mengalami dampak kecacatan akibat penyakit yang ditimbulkan. Tingkat ini dilaksanakan pada kasus atau penyakit yang memiliki potensi kecacatan. Bentuk kegiatan yang dapat di lakukan dapat berupa perawatam untuk menghentikan  penyakit, mencegah komplikasi lebih lanjut, pemberian segala fasilitas untuk mengatasi kecacatan dan mencegah kematian.
                                        
Rehabilitation (rehabilitasi)
            Tingkat pelayanan ini di laksanakan setelah pasien didiagnosis sembuh. Sering pada tahap ini dijumpai pada fase pemulihan terhadap kecacatan sebagaimana program latihan-latihan yang diberikan pada pasien., kemudian memberikan fasilitas agar pasien memiliki keyakinan kembali atau gairah hidup kembali ke masyarakat dan masyarakat mau menerima dengan senang hati karina kesadaran yang dimilikinya.

LEMBAGA PELAYANAN KESEHATAN

Lembaga pelayanan kesehatan merupakan tempat pemberian pelayanan kesehatan pada masyarakat dalam rangka meningkatkan status kesehatan. Tempat pelayanan kesehatan ini sangat bervariasi berdasarkan tujuan pemberian pelayanan kesehatan. Tempat pelayanan kesehatan dapat berupa rawat jalan, institusi kesehatan, community based agency, dan hospice.

Rawat Jalan
Lembaga pelayana kesehatan ini bertujuan memberikan elayanan kesehatan pada tingkat pelaksanaan diagnosis dan pengobatan pada penyakit yang akut atau mendadak dan kronis yang dimungkinkan tidak terjadi rawat inap. Lembaga ini dapat dilaksanakan pada klinik-klinik kesehatan, seperti klinik dokter spesialis, klinik petawatan spesialis dan lain-lain.

Institusi
Institusi merupakan lembaga pelayanan kesehatan yang fasilitasnya cukup dalam memberikan berbagai tingkat pelayanan kesehatan, pusat rehabilitasi, dan lain-lain.

Hospice
Lembaga ini bertujuan memberikan pelayan kesehatan yang difokuskan kepada klien yang sakit terminal agar lebih tenang dan dapat melewati masa-masa terminalnya dengan tenang. Lembaga ini biasanya digunakan dalam home care.

Community Based Agency
Merupakan bagian dari lembaga pelayanan kesehatan yang dilakukan pada klien pada keluarganya sebagaimana pelaksanaan perawatan keluarga seperti praktek perawatai keluarga dan lain-lain.

LINGKUP SISTEM PELAYANAN KESEHATAN

Dalam system pelayanan kesehatan dapat mencakup pelayanan dokter, pelayanan keperawatan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Dokter merupakan subsistem dari pelayanan kesehatan. Subsistem pelayanan kesehatan tersebut memiliki tujuan masing-masing dengan tadak meninggalkan tujuan umum dari pelayanan kesehatan.
Dalam pelayanan kesehatan terdapat tiga bentuk yaitu, primary health care, (pelayanan kesehatan tingkat pertama),secondary care (pelayanan kesehatan tingkat kedua), dan tertiary health services (pelayanan kesehatan tingkat ketiga),

1.                  Primary health care ( pelayanan kesehatan tingkat pertama )
Pelayanan kesehatan ini dibutuhkan atau dilaksanakan pada masyarakat yang memiliki masalah ringan atau  masyarakat  sehat inin mendapatkan peningkatan kesehatan agar menjadi optimal dan sejahtera sehimga sifat pelayanan kesehatan adalah layanan kesehatan dasar. Pelayanan kesehatan ini dapat dilaksanakan oleh puskesmas atau balai kesehatan masyarakat dll.

2.                  Secondary health care ( pelayanan kesehatan tingkat kedua )
Bentuk pelayanan kesehatan ini diperlukan bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan dirumah sakit dan tersedia tenaga spesialis atau sejenisya.

3.                  Tritiary healt service ( pelayanan kesehatan tingkat ketiga )
Tingkat pelayanan kesehatan ini diguakan apabila tingkat pertama dan kedua tidak lagi digunakan. Pelayanan ini membutuhkan tenaga-tenaga yang ahli atau spesialis dan sebagai rujukan utama seperti rumah sakit A atau B.

PELAYANAN KEPERAWATAN DALAM PELAYAN KESEHATAN
           
Pelayanan  keperawatan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan dasar dan pelyanan rujukan.Pelayanan keperawatan oleh tenaga perawat dalam pelayanannya memiliki tugas, diantaranya memberikan keperawatan keluarga, komunitas dalam elayanan kesehatan dasar dan akan memberikanasuhan keperawatn secara umum pada pelayanan rujukan.
Pada lingkup pelayanan rujukan, tugas perawat adalah memberikan asuhan keperawatan pada ruang atau lingkup rujukannya seperti pada anak,maka perawat memberikan asuhan keperwatan elalui pendekatan proses keperawatan anak,untuk lingkup keperawatan jiwa, perawat akan memberikan asuhan eperawatn pada pasien gangguan jiwa dll.

FAKTOR YANG MEMPENAGARUHI PELAYANAN KESEHATAN

Pelayanan kesehatan akan lebih berkembang atau sebaliknya akan terhambat karena dipengaruhi oleh beberapa factor seperti adanya peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru, pergeseran nilai masyarakat, aspek legal dan etik, ekonomi dan politik.
b.                  Customer Service
Pengertian customer service
Pengertian customer service secara umum adalah setiap kegiatan yang ditujukan untuk memberikan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. Customer service memegang peranan yang sangat penting sebagai ujung tombak perusahaan dalam menghadapi pelanggan. Dalam dunia bisnis tugas customer service yang paling utama adalah memberikan pelayanan dan membina hubungan dengan masyarakat. 
Customer service perusahaan dalam melayani pelanggannya selalu berusaha  menarik dengan cara merayu para calon pelanggan mejadi pelanggan yang bersangkutan dengan berbagai cara. Customer service juga harus mampu menjaga pelanggan lama agar menjadi pelanggan  tetap perusahaan. Oleh karena itu, tugas customer service merupakan tulang punggung kegiatan operasional dalam dunia bisnis.
 
Fungsi customer service
Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, seorang customer service harus benar-benar memahami tugas customer service dan fungsi customer service dengan baik sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan prima. Fungsi customer service yang harus dijalankan setiap waktu adalah sebagai berikut :
1.                  Sebagai resepsionis
 Sebagai resepsionis, customer service berfungsi sebagai penerima tamu yang datang ke perusahaan. Tamu di sini bisa siapa saja, entah pelanggan, calon pelanggan, supplier, atau pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Dalam hal ini CS harus bersikap ramah, sopan dan menyenangkan.

2.                   Sebagai deskman
 Sebagai deskman, fungsi customer service adalah sebagai orang yang melayan berbagai macam aplikasi (permohonan) yang diajukan pelanggan atau calon pelanggan. Permohonan mulai dari pengisian formulir sampai dengan kelengkapan data yang dibutuhkan atau dipersyaratkan.

3.                  Sebagai salesman
Sebagai salesman, customer service merupakan seorang yang menjual produk kepada pelanggan atau calon pelanggan. Dalam hal ini, customer service harus dapat menjelaskan sesuatu yang berkaitan dengan produk. Tujuannya adalah agar pelanggan atau calon pelanggan tertarik hingga akhirnya membeli.

4.                   Sebagai customer relation officer 
Sebagai customer relation officer, tugas customer service  sebagai ornag yang dapat membina hubungan baik dengan semua pelanggan, termasuk membujuk atau merayu agar pelanggan bertahan, tidak lari dari perusahaan yang bersangkutan apabila menghadapai masalah.

5.                  Sebagai komunikator,
adalah memberikan segala informasi dan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan. Disamping itu, juga sebagai tempat menampung keluhan, keberatan, atau konsultasi berbagai hal yang ada kaitannya dengan produk perusahaan secara keseluruhan.
 






BAB II
HASIL KEGIATAN

A.                PUSKESMAS
Pengertian Puskesmas
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang amat penting di Indonesia. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatau wilayah kerja (Depkes, 2011). Pengertian puskesmas adalah suatu unit pelaksana fungsional yang berfungsi sebagai pusat pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan serta pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan kegiatannya secara menyeluruh, terpadu yang berkesinambungan pada suatu masyarakat yang bertempat tinggal dalarn suatu wilayah tertentu (Azrul Azwar, 1996). Puskesmas merupakan kesatuan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan (Depkes, 2009). Jika ditinjau dari sistim pelayanan kesehatan di Indonesia, maka peranan dan kedudukan puskesmas adalah sebagai ujung tombak sistim pelayanan kcsehatan di Indonesia. Sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan di Indonesia, maka Puskesmas bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayartan kesehatan masyarakat, juga bertanggung jawab dalatn menyelenggarakan pelayanan kedokteran.

Fungsi Puskesmas
1.                  Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan
Puskesmas selalu berupaya menggerakkan dan memantau penyelenggaraan pembangunan lintas sektor termasuk oleh masyarakat dan dunia usaha di wilayah kerjanya,sehingga berwawasan serta mendukung pembangunan kesehatan. Disamping itu Puskesmas aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap program pembangunan di wilayah kerjanya.Khusus untuk pembangunan kesehatan, upaya yang dilakukan Puskesmas adalahmengutamakan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

2.                  Pusat Pemberdayaan Masyarakat
Puskesmas selalu berupaya agar perorangan terutama pemukamasyarakat, keluarga dan masyarakat termasuk dunia usaha memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendin dan masyarakat untuk hidup sehat, berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk sumber pembiayaannya, serta ikut menetapkan, menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan. Pemberdayaan perorangan, keluarga dan masyarakat ini diselenggarakandengan memperhatikan kondisi dan situasi, khususnya sosial budayamasyarakat setempat,
3.                  Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan kesehatantingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menjadi tanggung jawab Puskesmas meliputi :
ü    Pelayanan Kesehatan Perorangan
Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang bersifat pribadi(private goods) dengan tujuan utama menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan, tanpa mengabaikanpemeliharaan kesehatan dar, pencegahan penyakit Pelayananperorangan tersebut adalah rawat jalan dan untuk Puskesmas tertentu ditambah dengan rawat inap.
ü    Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang bersifat publik(public goods) dengan tujuan utama memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakattersebut antara lain adalah promosi kesehatan, pemberantasan penyakit, penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga, keluarga berencana, kesehatan jiwa masyarakat serta berbagai program kesehatan masyarakat lainnya.

            Kegiatan Pokok Puskesmas
Sesuai dengan kemampuan tenanga maupun fasilitas yang berbeda-beda,maka kegiatan pokok yang dapat dilaksanakan oleh sebuah puskesmas akan berbeda-beda pula. Namun demikian kegiatan pokok puskesmas yang seharusnya dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.                  Kesejahteraan ibu dan anak
2.                  Keluarga berencana
3.                  Usaha peningkatan gizi
4.                  Kesehatan lingkungan
5.                  Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
6.                  Pengobatan termasuk pelayanan darurat karena kecelakaan
7.                  Penyuluhan kesehatan masyarakat
8.                  Kesehatan kerja
9.                  Kesehatan sekolah
10.              Kesehatan olahraga
11.              Perawatan kesehatan masyarakat
12.              Kesehatan gigi dan mulut
13.              Kesehatan jiwa
14.              Kesehatan mata
15.              Laboratorium sederhana
16.              Pencatatan dan pelaporan dalam rangka system informasi kesehatan
17.              Kesehatan lanjut usia
18.              Pembinaan pengobatan tradisional
19.              Pelaksanaan kegiatan pokok puskesmas diarahkan kepada keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil.
Setiap kegiatana pokok puskesmas dilaksanakan pendekatan pembangunan kesehatan masyarakat desa (PKMD)


Kedudukan, Organisasi, dan Tata Kerja Puskesmas

Kedudukan
Kedudukan Puskesmas dibedakan menurut keterkaitannya dengan Sistem Kesehatan Nasional, Sistem Kesehatan Kabupaten/Kc) dan Sistem Pemerintah Daerah.

1.                  Sistem Kesehatan Nasional
Kedudukan Puskesmas dalam system kesehatan nasional adalah sebagai sarana pelayanan kesehatan strata pertama yang bertanggungjawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

2.                  Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota
Kedudukan Puskesmas dalam Sistem Kesehatan Kabupaten/kota adalah sebagai Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Kesehatan  kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan akan sebagian tugas pembangunan kesehatan Kabupaten/kota di wilayah kerjanya

3.            Sistem Pemerintahan Daerah
Kedudukan Puskesmas dalam Sistem Pemerintahan Daerah adalah sebagai unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yangmerupakan unit struktural Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bidang kesehatan di tingkat kecamatan.

4.                  Antar Sarana Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
Diwilayah Puskesmas terdapat berbagai organisasi pelayanan kesehatan strata pertama yang dikelola oleh lembaga masyarakat dan swasta, seperti praktek dokter, praktek dokter gigi, praktek bidan, poliklinik dan balai kesehatan masyarakat. Kedudukan Puskesmas di antara berbagalsarana pelayanan kesehatan strata pertama ini adalah sebagai mitra.
Di wilayah kerja Puskesmas terdapat pula berbagai bentuk upaya kesehatan berbasis dan bersumberdaya masyarakat seperti Posyandu, Polindes, Pos Obat Desa dan Pos UKK. Kedudukan Puskesmas di antara berbagai sarana  pelayanan kesehatan, berbasis dan bersumberdaya masyarakat adalah sebagai pembina.

Tata Kerja
UPTD Puskesmas Cempaka OKU TIMUR diKepalai oleh seorang dokter dengan pendidikan terakhir S2 Kesehatan Masyarakat dengan di bawahi oleh Kepala Tata Usaha. Bagian-bagian dari Tata Usaha terdiri dari :
1.                                                        Kepegawaian
2.                                                        Keuangan
3.                                                        SP2TP
4.                                                        Inventaris Barang
5.                                                        Perpustakaan
6.                                                        Pramusaji
Dalam bagian-bagian tersebut masih terdapat bagian-bagian lagi seperti fusional K.Aunit UKM yang terdiri dari :
1.                  Karcis
2.                  Kia/KB
3.                  Poli Gigi
4.                  UGD
5.                  Pelaksana Haji
6.                  Pelaksana Khusus
7.                  Poli Klinik Umum
8.                  MTBS
9.                  Obat
Dan bagian-bagian dari K.A. unit U.K.M yang terdiri dari :
1.                  PKM
2.                  Kesling
3.                  P2M
4.                  Surveilans
5.                  Usila
6.                  Uks
7.                  Perkesmas
8.                  Gizi
9.                  Pelaksanaan Khusus

Sedangkan puskesmas juga memiliki Desa siaga diberbagai desa yaitu Desa Campang Tiga Jaya,Gunung Batu,Sukabumi,Harisan Jaya,Cempaka,Sukaraja,Campang Tiga Ilir,Campang Tiga Ulu, Kuripan,Negeri Sakti,Gunung Jati,Ulak Baru, dan Meluai.desa siaga tersebut terdiri dari pustu dan bides dimana masyarakat yang jaraknya jauh dari puskesmas dapat mendapatkan fasilitas kesehatan secara mudah dan terjangkau didesa masing-masing :

1.                  Pustu
Pustu terdapat di 3 desa yaitu desa Gunung Batu, desa Campang Tiga Ulu,dan desa Ulak Baru.


2.                  Bides (Bidan Desa)
Bidan Desa terdiri didalam beberapa desa yaitu Desa Campang Tiga Jaya,Gunung Batu,Sukabumi,Harisan Jaya,Cempaka,Sukaraja,Campang Tiga Ilir,Campang Tiga Ulu, Kuripan,Negeri Sakti,Gunung Jati,Ulak Baru, dan Meluai.

            Sistem Rujukan
Rujukan menurut SK Mentri Kesehatan RI Nomor 032/Birhub/72 tahun1972, yakni melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik terhadap suatu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal dalam arti dari unit yang berkemampuan kurang kepada unit yang berkamampuan cukup,atau secara horisontaldalam arti sesama unit yang setingkat kemampuannya. Sistem rujukan adalah suatu sistem jaringan pelayanan kesehatan yang memungkinkan terjadinya penyerahan tanggung jawab secara timbal balik atas timbulnya masalah dari suatu kasus atau masalah kesehatan masyarakat, baik secara vertikal maupun horisontal,kepada yang lebih kompeten,terjangkau dandilakukan secararasional.
Ada dua system rujukan di UPTD Puskesmas Cempaka OKU TIMUR:
1.                  Rujukan BPJS
Terdiri dari Askes dan iuran Mandiri yang di biayai oleh pemerintah pusat dan mandiri .
2.                  Rujukan JAMSOSKES
sitem rujukan ini dibiayai oleh pemerintah provinsi Sumatera Selatan karena tidak mempunyai jaminan kesehatan,atau masyarakat tidak mampu.

Alur Rujukan   
Pasien datang ke puskesmas Cempaka OKU TIMUR dan meminta rujukan ke RSUD Daerah yaitu RSUD Beltang dan RSUD Kayu Agung dimana pasien kebanyakan meminta dirujuk ke RSUD Kayu Agung karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dan transpornya lancer,sedangkan RSUD belitang terkendala oleh jarak dan transport tidak lancer. Setelah di Rujuk Ke RSUD Daerah pasien dapat di Rujuk di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang Sumatera Selatan.



B.                 Deskripsi Kegiatan Selama MOPK
Selama melakukan MOPK di UPTD Puskesmas Cempaka OKU TIMUR saya telah melakukan beberapa kegiatan seperti posyandu dan konseling. Posyandu Merupakan kegiatan keterpaduan antara Puskesmas dan masyarakat di tingkat desa yang diwujudkan dalam bentuk Pos Pelayanan Terpadu.
Tujuan posyandu
a.                   mempercepat penurunan angka kematian bayi,balita dan angka kelahiran.
b.                  mempercepat penerimaan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera(NKKBS)
c.                   meningkatkan kemampuan masyarakat untuk kegiaatan kesehatan dan kegiatan kegiatan lain yang menunjang sesuai dengan kebutuhan.

Sasaran posyandu
a.                   ibu hamil berisiko tinggi.
b.                  ibu menyusui
c.                   bayi.
d.                  balita.
e.                   pasangan usia subur.

Pelaksanaan   Posyandu
           Posyandu direncanakan dan dikembangkan oleh kader kesehatan desa bersama Kepala Desa dan LKMD (seksi KB – Kesehatan dan PKK) dengan bimbingan Tim Pembina LKMD Tingkat Kecamatan. Penyelenggaraan dilakukan oleh kader-kader terlatih di bidang KB-Kes, berasal dari PKK, tokoh masyarakat, pemuda dan lain-lain dengan bimbingan Tim Pembina LKMD tingkat kecamatan.
Posyandu dapat melayani semua anggota masyarakat, terutamaiIbu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita serta Pasangan Usia Subur (PUS). Posyandu sebaiknya berada pada tempat yang mudah didatangi masyarakat dan ditentukan oleh masyarakat sendiri. Dengan demikian kegiatan Posyandu dilaksanakan di pos pelayanan yang telah ada, rumah penduduk, balai desa, tempat pertemuan RT/RW atau di tempat khusus yang dibangun masyarakat.

            Konseling
Konseling adalah terjemahan dan kata counseling,mempunyai makna sebagai hubungan timbale balik antara dua orang individu dimana yang seorang konselor berusaha membantu yang lain(klien) untuk mencapai pengertian tentang dirinya sendiri dalam hubungan dengan maslah-maslah yang dihadapinya pada waktu yang akan datang (Nata Wijaya 1987)
Konseling adalah uapay yang diberikan konselor kepada konseli supaya dia memproleh konsep diri sendiri,dan kepecayaan diri sendiri untuk dimanfaatkan olehnya dalam memperbaiki tingkah lakunya pada masa yang akan datang. Dalam pembentukan konsep kepribadian yang sewajarnya mengenai : diri sendiri,orang lain,pendapat orang lain tentang dirinya tujuan-tujuan yang hendak dicapai dan kepercayaan diri. (Surya 1988)
Tujuan dari konseling ada dua yaitu :
1.                  Tujuan umum : terentasnya masalah yang dialami klien. Pengentasan klien ini dapat berupa mengurangi intensitasnya atas maslah tersebut,mengurangi intensitas hambatan dan/atau kerugian yang disebabkan masalah tesebut, dan menghilangkan atau meniadankan maslah yang dimaksud.
2.                  Tujuan khusus : klien memahami seluk-beluk masalah yang dialami secara mendalam dan komperhensif serta positif dan dinamis.

Dalam pelaksanaaan Masa Orientasi Pengabdian Kerja pada tanggal 18 Agustus saya sudah melaksanakan konseling dengan beberapa klien. Diantaranya adalah
Pertama ibu Surniah umur 30 tahun suami sukirman yang memiliki anak bayi yang masih berumur 8 bulan mengalami keluhan benjolan di payudara sebelah kanan sedangkan ibu surniah masih menyusui. Dalam hal ini sangat penting untuk melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) selama 7 menit agar pemeriksaan dapat dilakukan secara dini untuk mencegah terjadinya kanker payudara.
Di bawah ini adalah langkah-langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang bisa Anda ikuti saat melakukan SADARI:
1.                  Berdiri tegak. Cermati bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan dan/atau perubahan pada puting. Jangan khawatir bila bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris.
2.                  Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. dorong siku ke depan dan cermati payudara; dan dorong siku ke belakang dan cermati bentuk maupun ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya berkontraksi saat Anda melakukan gerakan ini.
3.                  Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung, dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan (kontraksikan) otot dada Anda.
4.                  Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting, dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan Anda.
5.                  Cubit kedua puting. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter seandainya hal itu terjadi.
6.                  Pada posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Cermati payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Dengan menggunakan ujung jari-jari, tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak. Ulangi langkah ini pada sisi berlawanan, untuk mencermati payudara sebelah kiri.
Kedua pasien ibu hamil 9 bulan yang bernama Masnah berumur 27 Tahun mengalami keluhan keluar air dari vagina tetapi ini bukan kali pertama ibu masnah mengalami keluar air dari vagina sudah ke 3 kalinya ibu masnah datang dengan keluhan yang sama.
Pada masa kehamilan, merupakan hal yang wajar jika ada cairan berwarna putih bening atau kekuningan yang keluar dari area henital anda. Cairan ini akan terus keluar sampai beberapa hari setelah persalinan dan tidak berbahaya selama cairan tersebut tidak mengeluarkan bau yang busuk dan tidak menimbulkan rasa gatal atau sensasi terbakar. Keluarnya cairan ini bisa disebabkan oleh meningkatnya jumlah hormon yang diproduksi oleh tubuh serta peredaran darah yang ada di dalam vagina. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa menggunakan pembalut tipis untuk melapisi celana dalam yang anda gunakan. Sebaiknya, hindari juga penggunaan sabun pembasuh kewanitaan karena hal tersebut bisa menyebabkan iritasi.
Ketiga pasien ibu Sri dengan anak bernama Fernandoyang masih berumur 2 bulan yang ingin di imunisasi BCG. Imunisasi BCG dinilai berhasil jika muncul benjolan kecil dan bernanah di tempat bekas suntikan setelah 2-4 minggu penyuntikan. Benjolan atau bisul ini tidak menimbulkan sakit dan nantinya akan mengempis dengan sendirinya membentuk luka parut. Selama bejolan bernanah atau seperti luka, tidak perlu memberi obat, tidak perlu ditutup, dan tidak masalah kena air. Ini reaksi normal dari imunisasi BCG. Imunisasi BCG tidak menimbulkan panas pada anak.

C.                Rekapitulasi 10 Besar Penyakit pada Tahun 2015
No
Penyakit
Jumlah Kasus
1.
Febris
379
2.
ISPA
600
3
CC
725
4
Diare
267
5
Hipertensi
280
6
Gastristis
624
7
Reumatik Gastristis
470
8
Penyakit Kulit
446
9
Gigi dan Mulut
240
10
OMA
116

                        Sumber : Puskesmas Cemapaka OKU TIMUR
                         CC/Common Cold
Dari data yang di dapat di puskesmas cempaka oku timur di dapat bahwa masyarakat banyak mengalami penyakit CC.Penyebab dari common cold adalah terutama oleh virus influenza [penyakit influenza adalah penyakit yang disebut self limiting disease atau penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya
Gejala dan tanda penyakit common cold.

Seseorang atau mungkin anda yang menderita common cold umumnya akan menampakkan gejala dan tanda penyakit sebagai berikut :
·                                                         Panas, lesu, nyeri kepala, disfagia atau gangguan rasa nyeri saat menelan.
·                                                         Pilek dengan ciri-ciri lendir yang cair.
·                                                         Hidung tersumbat dan nyeri otot.
Hal ini disebabkan karena factor perubahan cuaca yang pancaroba dan sanitasi lingkungan yang kurang sehingga menyebabkan commond cold ini timbul. Rata-rata yang terkena common cold adalah anak-anak.

Gastritis
penyakit Gastritis yaitu peradangan atau luka yang terjadi pada permukaan lambung. Maag bisa terjadi secara tiba-tiba (maag akut) dan bisa juga terjadi secara perlahan (maag kronis). Dalam beberapa kasus, maag dapat menyebabkan borok pada lambung dan meningkatkan risiko kanker lambung. Namun pada dasarnya maag bukanlah suatu keadaan yang serius dan merespon pengobatan dengan baik.
Gejala
Maag tidak selalu menimbulkan gejala, namun yang paling sering terjadi dari maag adalah mual, kembung, perih dan perasaan tidak enak pada ulu hati. Sedangkan kemungkinan gejala lainnya adalah muntah, sakit saat buang air besar, sering bersendawa (sedikit-sedikit), sering merasa lapar, perasaan penuh di perut bagian atas setelah makan. Keadaan penderita maag biasanya memburuk setelah makan, namun tidak menutup kemungkinan keadaan akan membaik setelah makan.

Penyebab
Maag biasanya terjadi ketika lapisan lambung Anda menipis atau rusak. Sebuah lapisan yang melindungi dinding dari asam lambung yang bertugas mencerna makanan. Bila lapisan lambung rusak, maka asam lambung akan merusak dan "membakar" lapisan lambung. Sejumlah penyakit dan beberapa kondisi lainnya membuat lapisan lambung menjadi rentan terhadap kerusakan dan meningkatkan risiko menderita maag.

ISPA
ISPA adalah kepanjangan dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang berarti terjadinya infeksi yang parah pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. ISPA seringkali disebabkan oleh virus maupun bakteri. Seseorang bisa tertular infeksi saluran pernapasan akut ketika orang tersebut menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri. Virus atau bakteri ini dikeluarkan oleh penderita infeksi saluran pernapasan melalui bersin atau ketika batuk.
Selain itu, cairan mengandung virus atau bakteri yang menempel pada permukaan benda bisa menular ke orang lain saat mereka menyentuhnya. Ini disebut sebagai penularan secara tidak langsung. Untuk menghindari penyebaran virus maupun bakteri, sebaiknya mencuci tangan secara teratur terutama setelah Anda melakukan aktivitas di tempat umum.

Berikut beberapa gejala yang muncul akibat ISPA, di antaranya :

1.   Hidung tersumbat atau berair.
2.   Para-paru terasa terhambat.
3.   Batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit.
4.   Kerap merasa kelelahan.
5.   Tubuh merasa sakit.

Apabila ISPA bertambah parah, gejala yang lebih serius akan muncul, seperti:

1.   Kesulitan bernapas.
2.   Demam tinggi dan menggigil.
3.   Tingkat oksigen dalam darah rendah.
4.   Kesadaran yang menurun dan bahkan pingsan.

Sebagai langkah prefentif dalam mewaspadai ISPA tentunya dengan melakukan pola hidup higienis yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan, di antaranya :

1.   Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
2.   Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mulut, hidung, dan mata, agar Anda terlindung dari penyebaran virus dan bakteri.
3.   Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin terutama vitamin C. Vitamin sangat membantu dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.
4.   Hindari merokok.
5.   Ketika Anda bersin, pastikan menutupnya dengan tisu atau tangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular kepada orang lain.

Penularannya ISPA pada anak kecil bisa terjadi akibat menghirup droplet atau percikan lendir yang dikeluarkan  penderita ISPA. Jadi, selalu biasakan anak untuk menutup mulut dan hidungnya saat batuk dan pilek.



Reumatik Gastritis
 Penyebab (etiologi)
Etiologi penyakit ini tidak diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor resiko yang diketahui berhubungan dengan penyakit ini, antara lain;
ü    Usia lebih dari 40 tahun
Dari semua faktor resiko untuk timbulnya osteoartritis, faktor penuaan adalah yang terkuat. Akan tetapi perlu diingat bahwa osteoartritis bukan akibat penuaan saja. Perubahan tulang rawan sendi pada penuaan berbeda dengan eprubahan pada osteoartritis.
ü    Jenis kelamin wanita lebih sering
Wanita lebih sering terkena osteosrtritis lutut dan sendi. Sedangkan laki-laki lebih sering terkena osteoartritis paha, pergelangan tangan dan leher. Secara keseluruhan, dibawah 45 tahun, frekuensi psteoartritis kurang lebih sama antara pada laki-laki dan wanita, tetapi diats usia 50 tahunh (setelah menopause) frekuensi osteoartritis lebih banyak pada wanita daripada pria. Hal ini menunjukkan adanya peran hormonal pada patogenesis osteoartritis.
ü    Suku bangsa
Nampak perbedaan prevalensi osteoartritis pada masingn-masing suku bangsa. Hal ini mungkin berkaitan dnegan perbedaan pola hidup maupun perbedaan pada frekuensi kelainan kongenital dan pertumbuhan tulang.
ü    Genetik
ü    Kegemukan dan penyakit metabolik
Berat badan yang berlebih, nyata berkaitan dengan meningkatnya resiko untuk timbulnya osteoartritis, baik pada wanita maupun pria. Kegemukan ternyata tidak hanya berkaitan dengan oateoartritis pada sendi yang menanggung beban berlebihan, tapi juga dnegan osteoartritis sendi lain (tangan atau sternoklavikula). Olehkarena itu disamping faktor mekanis yang berperan (karena meningkatnya beban mekanis), diduga terdapat faktor lain (metabolit) yang berpperan pada timbulnya kaitan tersebut.
ü    Cedera sendi, pekerjaan dan olahraga
Pekerjaan berat maupun dengan pemakaian satu sendi yang terus menerus berkaitan dengan peningkatan resiko osteoartritis tertentu. Olahraga yang sering menimbulkan cedera sendi yang berkaitan dengan resiko osteoartritis yang lebih tinggi.
ü    Kelainan pertumbuhan
Kelainan kongenital dan pertumbuhan paha telah dikaitkan dengan timbulnya oateoartritis paha pada usia muda.
ü    Kepadatan tulang
Tingginya kepadatan tulang dikatakan dapat meningkatkan resiko timbulnya osteoartritis. Hal ini mungkin timbul karena tulang yang lebih padat (keras) tidak membantu mengurangi benturan beban yang diterima oleh tulang rawan sendi. Akibatnya tulang rawan sendi menjadi lebih mudah robek.

Hipertensi

Macam-Macam Gejala Hipertensi Adalah :

ü    Biasanya orang yang menderita hipertensi akan mengalami sakit kepala, pusing yang sering dirasakan akibat tekanan darahnya naik melebihi batas normal.
ü    Wajah akan menjadi kemerahan.
ü    Pada sebagian orang akan mengalami detak jantung yang berdebar-debar.
ü    Orang yang mengalami darah tinggi akan mengalami gejala hipertensi seperti pandangan mata menjadi kabur atau menjadi tidak jelas.
ü    Sering buang air kecil dan sulit berkonsentrasi.
ü    Sering mudah kelelahan saat melakukan berbagai aktivitas.
ü    Sering terjadi pendarah di hidung atau mimisan.
ü    Gejala hipertensi yang parah bisa menyebabkan seseorang mengalami vertigo.
ü    Orang yang mempunyai darah tinggi biasanya akan sensitif dan mudah marah terhadap hal-hal yang tidak dia sukai.

Faktor Penyebab Seseorang Terkena Hipertensi :

§                        Faktor Usia
Tidak bisa dipungkiri faktor usia merupakan salah satu penyebab seseorang terkena penyakit darah tinggi, semakin bertambahnya usia seseorang akan mengurangi elastisitas pembuluh darah sehingga tekanan darah didalam tubuh orang yang sudah lanjut usia akan mengalami kenaikan dan bisa melebihi batas normalnya.
§                        Faktor Keturunan
Orang tua yang mempunyai penyakit darah tinggi atau hipertensi ada kemungkinan bisa menurunkan kepada anaknya, jadi jika orang tua anda mengalami sakit darah tinggi sebaiknya anda selalu waspada karena anda juga bisa terkena penyakit tersebut.
§                        Faktor Jenis Kelamin
Para peneliti berpendapat bahwa pria yang berusia 45 tahun lebih berisiko terkena penyakit darah tinggi dibandingkan wanita, sedangkan wanita yang berusia diatas 65 tahun lebih berisiko terkena penyakit darah tinggi.
§                        Faktor Olahraga
Orang yang tidak pernah melakukan berbagai olahraga akan lebih berisiko terkena penyakit darah tinggi, gaya hidup yang tidak sehat karena tidak pernah melakukan olahraga akan menyebabkan jantung menjadi tidak sehat jika jantung tidak sehat secara otomatis jantung tidak bisa memompa darah dan akan mengakibatkan aliran darah didalam tubuh menjadi tidak lancar.

§                        Pola Makan
Pola makan yang buruk merupakan salah satu penyebab orang terkena penyakit darah tinggi, jika seseorang sering sekali mengkomsumsi makanan-makanan yang mempunyai kadar lemak tinggi dia akan berisiko terkena penyakit hipertensi. Makanan yang berlemak tinggi akan membuat penyumbatan di pembuluh darah sehingga tekanan darah akan menjadi naik dan menyebabkan penyakit hipertensi.
§                        Minum Alkohol
Minuman beralkohol sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh, jika anda yang sering mengkomsumsi minuman beralkohol sebaiknya anda mulai mengurangi kebiasaan buruk anda bahkan anda harus menghentikannya. Minuman beralkohol akan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah , trigliserida adalah kolesterol yang jahat yang bisa menyebabkan tekanan darah menjadi naik secara drastis.
§                        Stres
faktor yang lainnya adalah stres, orang yang sering mengalami stres biasanya tekanan darahnya akan menjadi naik. Jika orang sedang stres hormon adrenalinnya akan menjadi meningkat lebih jauh sehingga akan menyebabkan tekanan darah didalam tubuh menjadi naik. Maka dari itu anda harus sering melakukan refresing untuk menyegarkan otak anda agar tidak mengalami stres yang berlarut-larut.
Diare
Gejala Diare Secara lebih lengkap, tanda dan gejala yang biasanya menyertai penyakit diare antara lain: Buang air besar encer dan sering Kram perut Nyeri perut Demam Darah dalam tinja Kembung.
Penyebab Diare Diare terjadi ketika makanan dan cairan yang Anda makan berlalu terlalu cepat dan/atau terlalu besar jumlahnya pada saluran pencernaan (usus). Secara normal, usus besar akan menyerap cairan dari makanan yang Anda makan, dan meninggalkan kotoran (tinja) yang setengah padat. Akan tetapi ketika cairan dari makanan yang Anda makan tidak diserap, maka hasilnya adalah kotoran (feses) yang cair atau encer. Penyakit Diare mungkin berhubungan dengan infeksi virus atau bakteri dan terkadang efek dari keracunan makanan. 

Penyakit kulit
Penyakit Kulit Merupakan suatu penyakit yang menyerang kulit permukaan tubuh, dan disebabkan oleh berbagai macam penyebab.
Beberapa Penyebab Penyakit Kulit:
ü    Kebersihan diri yang buruk
ü    Virus
ü    Bakteri
ü    Reaksi Alergi
ü    Daya tahan tubuh rendah
Tanda dan Gejala Penyakit Kulit

 Gatal-gatal (saat pagi, siang, malam, ataupun sepanjang hari)
 Muncul bintik-bintik merah/ bentol-bentol/ bula-bula yang berisi cairan bening ataupun nanah pada kulit permukaan tubuh Timbul ruam-ruam
 Kadang disertai demam Kemungkinan Cara Penularan
 Penularan langsung; sentuhan/bersinggungan langsung dengan penderita
 Melalui perantara; melalui pakaian, selimut, handuk, sabun mandi yang dipakai oleh penderita.

Upaya Pencegahan Terjadinya Penularan

 Tingkatkan kebersihan diri, Tingkatkan kekebalan tubuh dengan cara banyak mengkonsumsi makanan bergizi (multivitamin) dan istirahat yang cukup,Hindari kontak langsung dengan penderita, bila bersinggungan/bersentuhan dengan penderita segera cuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir bila perlu menggunakan sabun,Hindari penggunaan perlengkapan pribadi secara bersamaan (selimut, pakaian, handuk, sabun mandi, dll),dan serta Lakukan perawatan dan pengobatan pada anggota keluarga yang menderita penyakit kulit yang cenderung menular.



           

















BAB III
EVALUASI KEGIATAN MOPK


A.                Fasilitas Pendukung selama Kegiatan MOPK
1.                  Puskesmas pembantu
Adalah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil
2.                  Bidan Desa
3.                  Posyandu
Merupakan kegiatan keterpaduan antara masyarakat dan puskesmas di tingkat desa yang diwujudkan dalam bentu pos pelayanan terpadu . semula posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dimana masyarakat dapat sekaligus memproleh pelayanan KB dan kesehatan. Dalam pengembangannya posyandu dapat dibina menjadi forum komunikasi dan pelayanan di masyarakat,anatara sector yang memadukan kegiatan pembangunan sektoralnya dengan kegiatan masyarakat,untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan maslah melalui alih teknologi


B.                 Kendala dan Hambatan selama kegiatan MOPK
Dari masyarakat setempat :
1.                  Faktor bahasa
Dimana Warga setempat rata-rata menggunakan Bahasa daerah mereka sedangkan saya menggunakan bahasa Indonesia, sehingga menyulitkan saya untuk berkomunikasi.
2.                  Pendidikan
Dimana di daerah tesebut rata-rata warganya memiliki pendidikan yang kurang sehingga apa yang disampaikan mereka sulit untuk memahami.
3.                  Pekerjaan
Dimana warga setempat memiliki pekerjaan sebagai petani sehingga sedikit sekali waktu untuk dapat berkomunikasi dengan warga karna terburu oleh waktu mereka untuk bekerja.

Dari penulis:
1.                  Pengetahuan
Dimana pengetahuan saya masih kurang dan tidak memiliki wawasan yang cukup luas sehingga menyulitkan saya untuk berkomunikasi lebih dengan warga.
2.                  Sosial
Dimana saya Kurang bisa berkomunikasi dengan warga setempat.
3.                  Alat Peraga
Dimana saya tidak memiliki alat peraga untuk di sosialisasikan kepada warga.



BAB IV
PENUTUP

A.                KESIMPULAN
Dari hasil yang telah didapat selama melaksanakan  Masa Orientasi Pengabdian Kerja (MOPK) di Puskesmas Cempaka OKU TIMUR  dapat disimpulkan bahwa Puskesmas merupakan  salah  satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang amat penting di Indonesia. pelayanan dari segi tangibles (bukti fisik),realiabilty(kehandalan), assurance(jaminan ), dan emphaty yang diberikan oleh puskesmas cempaka sudah baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan pengunjung. Terutama pada Kesehatan Ibu dan Anak saat pasien berkunjung selalu diberi pengarahan dan bimbingan untuk menjaga kesehatan baik kesehatan pada ibu hamil maupun kesehatan pada anak serta tujuan dari kesehatan ibu dan anak adalah dapat mengurangi jumlah ibu hamil berisiko tinggi serta membantu mengurangi angka kematian anak dan ibu saat melahirkan,dan membantu menjaga jarak kehamilan dengan cara program KB(keluarga Berencana) “Dua Anak Lebih Baik”. Pihak Puskesmas juga memberikan perhatian terhadap kesehatan dan gizi balita yang tidak mendapatkan gizi seimbang. Meringankan beban biaya pasien yang tidak mampu.

B.                 SARAN
ü    Untuk bangunan Puskesmas Cempaka sebaiknya dilakukan renovasi agar terlihat lebih baik lagi .
ü    Disediakan ruang tunggu untuk pasien yang berkunjung.
ü    Tempat pendaftaran di perbaiki agar lebih jelas terlihat oleh pasien yang akan berkunjung untuk pertama kali.



DAFTAR PUSTAKA


https://www.scribd.com/doc/144201627/Laporan-MOPK-rifqa
Data dari UPTD Puskesmas Cempaka OKU TIMUR
Depkes, 2004, Keputusan Menteri Kesehatan, Nomor: 128/Menkes/ SK/ II/ 2004, Tentang Pelayanan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat

















LAMPIRAN


Tidak ada komentar:

Posting Komentar